White Hat Hackers
White Hat Hackers/Peretas topi putih
Peretas topi putih (bahasa
Inggris :White hat hacker)adalah istilah teknologi
informasi yang mengacu kepada peretas yang secara etis
menunjukkan suatu kelemahan dalam sebuah sistem komputer. White hat secara
umum lebih memfokuskan aksinya kepada bagaimana melindungi sebuah sistem,
dimana bertentangan dengan black hat yang lebih memfokuskan
aksinya kepada bagaimana menerobos sistem tersebut.
Peretas putih atau White hat hacker
adalah istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris yang mengacu kepada
peretas yang secara etis menunjukkan suatu kelemahan dalam sebuah sistem
komputer. White hat secara umum lebih memfokuskan aksinya kepada bagaimana
melindungi sebuah sistem, dimana bertentangan dengan black hat yang lebih
memfokuskan aksinya kepada bagaimana menerobos sistem tersebut. Topi putih atau
peretas putih adalah pahlawan atau orang baik, terutama dalam bidang komputer,
dimana ia menyebut etika hacker atau penetrasi penguji yang berfokus pada
mengamankan dan melindungi IT sistem.
Peretas topi putih atau peretas suci,
juga dikenal sebagai "good hacker," adalah ahli keamanan komputer,
yang berspesialisasi dalam penetrasi pengujian, dan pengujian metodologi lain,
untuk memastikan bahwa perusahaan sistem informasi yang aman. Pakar keamanan
ini dapat memanfaatkan berbagai metode untuk melaksanakan uji coba mereka,
termasuk rekayasa sosial taktik, penggunaan alat-alat hacking, dan upaya untuk
menghindari keamanan untuk mendapatkan masuk ke daerah aman.
Berikut tokoh-tokoh White Hat Hacker:
1. Stephen Wozniak
adalah seorang mekanik komputer yang
jempolan di USA, doi merupakan co-founder(penemu ) dari Apple Computer bersama
Steve Jobs (CEO-nya Apple.Inc). Pada tahun 1975, dia bekerja di Hewlett-Packard
dan membantu temannya Steve Jobs mendisain video game untuk Atari. Steve
Jobs dan Steve Wozniak sudah berteman sejak lama. Bertemu pertama kali pada
tahun 1971 ketika seorang teman memperkenalkan Wozniak yang saat itu berumur 21
tahun kepada Jobs yang saat itu baru berumur 16 tahun. Jobs berhasil membujuk
Wozniak untuk membuat komputer dan menjualnya. Jobs mendekati sebuat toko
komputer lokal The Byte Shop yang tertarik untuk membeli komputer tetapi hanya
komputer yang sudah terpaket lengkap, pemilik toko tersebut Paul Terrell
mengatakan ia siap membeli 50 unit seharga $US 500 satunya. Komputer buatan
Wozniak hanya memiliki beberapa kelebihan. Salah satunya dapat menggunakan TV
sebagai monitor di mana saat itu banyak komputer tidak memiliki monitor sama
sekali. Monitor ini bukanlah seperti monitor modern dan hanya menampilkan teks
dengan kecepatan 60 karakter per detik. Komputer ini bernama Apple I dan
memiliki kode bootstrap pada ROM-nya yang membuatnya lebih mudah untuk
dihidupkan. Akhirnya dengan paksaan Paul Terrell Wozniak juga mendisain sebuah
mekanisme kaset untuk membuka dan menyimpan program dengan kecepatan 1,200
bits/detik, sebuah kecepatan yang cukup tinggi pada saat itu. Walaupun komputer
tersebut cukup sederhana disainnya adalah sebuah masterpiece, menggunakan
jumlah komponen yang jauh lebih sedikit dengan komputer-komputer sejenisnya dan
berhasil memberi reputasi kepada Wozniak sebagai seorang master designer dengan
cepat. Dibantu oleh satu orang lagi teman Ronald Wayne, bertiga mereka mulai
memproduksi komputer tersebut. Dengan menggunakan berbagai cara termasuk
meminjam ruangan dari teman dan keluarga, menjual bermacam harta pribadi
(seperti kalkulator dan sebuah mobil VW Combi), memulung dan sedikit menipu.
Jobs berhasil mendapatkan komponen-komponen yang dibutuhkan untuk produksi
sementara Wozniak dan Wayne membuat komputer-komputer tersebut. Selesai dan
dikirim pada bulan Juni, mereka dibayar sesuai janji oleh Paul Terrell. Pada
akhirnya, 200 unit Apple I diproduksi. Tapi Wozniak sudah lebih maju daripada
Apple I. Banyak elemen design Apple I dibuat karena keterbatasan dana yang
dimiliki oleh mereka untuk membuat sebuah prototype. Tapi dengan pendapatan
dari penjualan Apple I, dia bisa memulai produksi komputer yang lebih canggih,
Apple II; Apple II diperkenalkan kepada publik pada West Coast Computer Faire
pada bulan April 1977. Perbedaan utama dengan Apple I adalah tampilan TV yang
didesign total, di mana tampilan disimpan di memori. Dengan cara ini monitor
tidak hanya bisa menampilkan teks juga bisa menampilkan gambar dan pada
akhirnya warna. Pada saat yang sama Jobs menekankan disain casing dan keyboard
yang lebih baik dengan pemikiran bahwa komputer tersebut harus lengkap dan siap
langsung dinyalakan. Apple I hampir bisa seperti itu namun pengguna masih harus
memasang berbagai macam komponen dan menulis kode untuk menjalankan BASIC.
Menyadari membuat komputer seperti itu akan memakan banyak biaya. Jobs mulai
mencari uang tunai namun Wayne sedikit ragu karena ia pernah mengalami kegagalan
perusahaan empat tahun sebelumnya dan akhirnya keluar dari perusahaan. Jobs
akhirnya bertemu dengan Mike Markkula yang menjamin pinjaman bank sebanyak $US
250.000 dan mereka bertiga membentuk perusahaan Apple Computer pada 1 April
1976. Dengan dana dan disain bentuk yang baru, Apple II dilepas pada tahun 1977
dan menjadi komputer yang biasanya diasosiasikan dengan munculnya pasar PC.
Jutaan unit terjual sampai tahun 1980an. Ketika Apple go public pada tahun
1980, mereka menghasilkan dana terbanyak sejak Ford go public pada tahun 1956.
Stephen juga ngedapetin award medali nasional buat tekhnologi, juga mendapatkan
gelar doktor kehormatan dari Kettering University and Nova Southeastern
University. Saat ini Stephen sudah tidak kerja full time lagi di Apple dan jadi
pengajar senior di sebuah sekolah tekhnologi.
2. Tim Berners-Lee
3. Linus Torvalds
Linus Benedict Torvalds (lahir 28
Desember 1969 di Helsinki, Finlandia) adalah rekayasawan perangkat lunak
Finlandia yang dikenal sebagai perintis pengembangan kernel Linux. Ia sekarang
bertindak sebagai koordinator proyek tersebut. Linux terinsipirasi oleh Minix
(suatu sistem operasi yang dikembangkan oleh Andrew S. Tanenbaum) untuk
mengembangkan suatu sistem operasi mirip-Unix (Unix-like) yang dapat dijalankan
pada suatu PC. Linux sekarang dapat dijalankan pada berbagai arsitektur lain.
Ketika Linus Torvalds, seorang mahasiswa Finlandia pendiam membagi-bagikan kode
sumber (source code) kernel Linux seukuran disket via internet di tahun 1991,
ia sama sekali tidak menduga bahwa apa yang dimulainya melahirkan sebuah bisnis
bernilai milyaran dolar di kemudian hari. Ia bahkan tidak menduga Linux
kemudian menjadi sistem operasi paling menjanjikan, yang bisa dibenamkan ke
dalam server, komputer desktop, tablet PC, PDA, handphone, GPS, robot, mobil
hingga pesawat ulang alik buatan NASA.
4. Richard Stallman
Richard Matthew Stallman lahir 16 Maret 1953, di Manhattan, New York.
Sebagai anak “broken home”, Stallman memiliki hubungan yang tidak baik dengan
kedua orang tuanya.
Stallman memiliki kepribadian yang menarik (baca : kontoversial). Semasa SMA, ia selalu mendapat A untuk Matematika dan Fisika (bahkan kemudian ia memanggil dirinya sendiri “math you”, yang terdengar serupa dengan “Matthew”). Namun gagal dalam pelajaran Bahasa Inggris, dikarenakan ke”keras kepalaannya” menolak untuk menulis essay dalam bentuk apapun. Bahkan “para jenius” disekolahnya pun tidak dapat mengerti kepribadiannya yangsangatsulit bersosialisasi.
Stallman lulus jurusan Fisika Harvard University pada tahun 1974. Selama masa kulaihnya, Stallman bekerja sebagai staf di Laboratorium Artificial Intelligence milik MIT. Disaat inilah Stallman belajar mengenai pengembangan Sistem Operasi. Pada tahun 1980-an, Stallman mulai berhadapan dengan “musuhnya” hingga kini, yaitu “komersialisasi industri software”. Ini berawal dari usaha beberapa “hackers” untuk mendirikan suatu perusahaan bernama “Symbolics”, yang mencoba untuk mengganti “free software” yang digunakan di Lab., dengan software buatan mereka. Selama dua tahun, dari 1983 hingga 1985, Stallman berjuang menggagalkan usaha monopoli para programmer Symbolics. Sebelum akhirnya ia dibuat untuk menghentikan kegiatannya dan menandatangi perjanjian tertutup. Pada Januari 1984 Stallman mengundurkan diri dari MIT dan memulai “GNU project”. GNU (singkatan dari “GNU’s Not Unix”-GNU, bukan Unix-) adalah Sistem Operasi cuma-cuma yang merupakan alternative dari Unix. Akhir akhir ini, varian dari Sistem GNU berbasis Linux mulai popular digunakan.
Stallman memiliki kepribadian yang menarik (baca : kontoversial). Semasa SMA, ia selalu mendapat A untuk Matematika dan Fisika (bahkan kemudian ia memanggil dirinya sendiri “math you”, yang terdengar serupa dengan “Matthew”). Namun gagal dalam pelajaran Bahasa Inggris, dikarenakan ke”keras kepalaannya” menolak untuk menulis essay dalam bentuk apapun. Bahkan “para jenius” disekolahnya pun tidak dapat mengerti kepribadiannya yangsangatsulit bersosialisasi.
Stallman lulus jurusan Fisika Harvard University pada tahun 1974. Selama masa kulaihnya, Stallman bekerja sebagai staf di Laboratorium Artificial Intelligence milik MIT. Disaat inilah Stallman belajar mengenai pengembangan Sistem Operasi. Pada tahun 1980-an, Stallman mulai berhadapan dengan “musuhnya” hingga kini, yaitu “komersialisasi industri software”. Ini berawal dari usaha beberapa “hackers” untuk mendirikan suatu perusahaan bernama “Symbolics”, yang mencoba untuk mengganti “free software” yang digunakan di Lab., dengan software buatan mereka. Selama dua tahun, dari 1983 hingga 1985, Stallman berjuang menggagalkan usaha monopoli para programmer Symbolics. Sebelum akhirnya ia dibuat untuk menghentikan kegiatannya dan menandatangi perjanjian tertutup. Pada Januari 1984 Stallman mengundurkan diri dari MIT dan memulai “GNU project”. GNU (singkatan dari “GNU’s Not Unix”-GNU, bukan Unix-) adalah Sistem Operasi cuma-cuma yang merupakan alternative dari Unix. Akhir akhir ini, varian dari Sistem GNU berbasis Linux mulai popular digunakan.
5. Tsutomu Shimomura
Tsutomu Shimomura adalah anggota
senior di San Diego Supercomputer Center, di mana dia bekerja pada masalah di
daerah yang beragam seperti fisika komputasi dan keamanan komputer. Dia datang
ke Universitas California di San Diego pada tahun 1989 untuk bergabung dengan
departemen fisika sebagai ilmuwan penelitian. Ia telah mempelajari fisika
dengan pemenang Nobel Richard Feynman di Institut Teknologi California dan
telah bekerja sebagai associate penelitian dengan fisikawan Steven Wolfram.
Pada musim panas tahun 1984 ia bekerja di Berpikir Machines Corporation,
membantu Cambridge, komputer paralel besar-besaran Misa berbasis desain
perusahaan start-up sistem disk untuk mendukung gerakan cepat dari database
yang luas. Pada musim gugur 1984 ia menjadi staf ahli fisika di Los Alamos
National Laboratory, di mana ia adalah salah satu arsitek dari komputer paralel
maju. Dalam beberapa tahun terakhir Shimomura juga bekerja di bidang
penelitian komputer keamanan. Dia telah berkonsultasi dengan beberapa instansi
pemerintah tentang isu-isu keamanan dan kejahatan komputer. Pada tahun 1992 ia
bersaksi di depan Komite Kongres diketuai oleh Wakil Edward Markey pada isu seputar
kurangnya privasi dan keamanan di telepon selular. Pada Februari 1995 ia
membantu beberapa layanan online dan perusahaan-perusahaan Internet melacak
penjahat komputer Kevin Mitnick, yang telah mencuri perangkat lunak dan surat
elektronik dari komputer Shimomura's. Dia adalah penulis Takedown: The Pursuit
dan Penangkapan America's Most Wanted Computer Outlaw - By The Man Siapa
Melakukannya, dengan John Markoff (Hyperion, Januari 1996). Warga Negara
Jepang, Shimomura dibesarkan di Princeton, New Jersey. Dia tinggal di daerah
San Diego di mana dia adalah seorang skater inline aktif.
Black
Hat Hackers
Black Hat Hackers /
Peretas topi hitam
Topi hitam atau
Peretas topi hitam (Bahasa Inggris:Black hat) adalah istilahteknologi
informasi dalam yang mengacu kepada para peretas yang menerobos
keamanan sistem komputer tanpa izin, umumnya dengan maksud untuk mengakses
komputer-komputer yang terkoneksi ke jaringan tersebut. Istilah perengkah (cracker)
diajukan oleh Richard Stallman untuk mengacu
kepada peretas dalam arti ini.
Dalam penggunaan umum,
peretas adalah seseorang yang menerobos masuk ke dalam komputer, biasanya
dengan memperoleh akses ke kontrol administratif. Beberapa berpendapat bahwa
hacker,digambarkan sebagai orang yang menerobos masuk ke dalam komputer dengan
cara menerobos sistem keamanannya.di dunia ada komunitas hacker.komunitas
hacker ini adalah komunitas orang yang memiliki minat besar dalam pemrograman
komputer, sering menciptakan perangkat lunak open source. Orang-orang ini
sekarang mengacu pada cyber-kriminal hacker sebagai "cracker".
Tokoh
peretas topi hitam
- Kevin Mitnick
Kevin Mitnick adalah konsultan keamanan komputer dan penulis, sebelumnya sempat menjadi yang kriminal yang paling dicari dalam sejarah Amerika Serikat.
- Eric Gorden Corley
Eric Corley (juga dikenal
sebagai Emmanuel Goldstein)Ia merupakan pendiri komunitas hacker.Dia telah
menjadi bagian dari komunitas hacker sejak akhir tahun 70-an.
- Gordon Lyon
Dikenal dengan sebutan
Fyodor, menulis tentang Security Scanner dan juga banyak buku-buku keamanan
jaringan dan situs web. Dia adalah anggota pendiri Honeynet Project dan Vice
President of Computer Professionals for Social Responsibility.
- Solar Designer
Solar adalah nama pendiri
Proyek Openwall.
- Michal Zalewski
Michał Zalewski adalah
peneliti keamanan terkemuka.
- Gary McKinnon
Gary McKinnon adalah
hacker Inggris menghadapi ekstradisi ke Amerika Serikat untuk menghadapi
tuduhan perpetrating apa yang telah digambarkan sebagai "hack komputer
militer terbesar sepanjang masa."
- Robert Tappan Morris
Pembuat Worm (Worm-Virus)
Pertama Di Dunia
- Adrian Lamo
Pembobol Yahoo!,
Microsoft, Excite@Home, WorldCom, New York Times
- Vladimir Levin
Pembobol Citibank Agustus
2004
- Jonathan James
James adalah orang
amerika, saat baru umur 16 taun dia dikirm ke penjara karena kelakuannya
didunia maya, situs departemen pertahanan Amerikadibobol James dan dia,
dalam pengakuannya ini semua tantangan bagi dia dan merupakan satu kesenangan
tersendiri. NASA juga kena keisengan dia, James mencuri software NASA yang
diperkirakan seharga $1.7 juta dollar AS, sampe2 NASA dipaksa untuk
mematikan server dan sistemnya!!! Karena perbuatannya juga, dia tidak boleh
memegang komputer selama 10 tahun. Tapi kini James membuat sebuah
perusahaan keamanan dibidang komputer.
Grey Hat Hacker
1. John Draper
Penemu nada tunggal 2600 Herz menggunakan peluit plastik yang merupakan hadiah dari kotak sereal.Merupakan pelopor penggunaan nada 2600 Hz dan dikenal sebagai Phone Phreaker (Phreaker, baca: frieker)Nada 2600 Hz digunakan sebagai alat untuk melakukan pemanggilan telepon gratis.Pada pengembangannya, nada 2600 Hz tidak lagi dibuat dengan peluit plastik, melainkan menggunakan alat yang disebut “Blue Box”.
2. Mark Abene
Sebagai salah seorang “Master of Deception” phiber optik, menginspirasikan ribuan remaja untuk mempelajari sistem internal telepon negara. Phiber optik juga dinobatkan sebagai salah seorang dari 100 orang jenius oleh New York Magazine.
Menggunakan komputer Apple , Timex Sinclair dan Commodore 64.
Komputer pertamanya adalah Radio Shack TRS-80 (trash-80).
3. Ian Murphy
Ian Muphy bersama 3 orang rekannya, melakukan hacking ke dalam komputer AT&T dan menggubah seting jam internal-nya.Hal ini mengakibatkan masyarakat pengguna telfon mendapatkan diskon “tengah malam” pada saat sore hari, dan yang telah menunggu hingga tengah malam harus membayar dengan tagihan yang tinggi.
4. Eric Steven Raymond
Bapak hacker. Seorang hacktivist dan pelopor opensource movement.Menulis banyak panduan hacking, salah satunya adalah: “How To Become A Hacker” dan “The new hacker’s Dictionary”.
Begitu fenomenal dan dikenal oleh seluruh masyarakat hacking dunia.Menurut Eric, “dunia mempunyai banyak persoalan menarik danmenanti untuk dipecahkan”.
5. Dennis Ritchie dan Ken
Thomson
Dennis Ritchie adalah seorang penulis bahasa C, bersama Ken Thomson menulis sistem operasi UNIX yang elegan.
Sekian lah Tokoh-tokoh hacker yang bisa
saya posting jika ada kesalahan penulisan atau foto
saya minta maaf